Nama : Entang Komalasari Nim : G1E121018 Kelas :B UAS IMUNOLOGI DAN SEROLOGI 1. Jelaskan mengapa a da perbedaan antara maturasi sel limfosit T dan maturasi sel limfosit B, lalu bagaimana p eran maturasi sel limfosit T dan B dalam mempertahankan imunitas ? dan berikan contohnya. 2. Bagaimana peran farmasis dalam siklus manajemen obat pasien pasca transplantasi untuk meminimalkan efek samping dan berikan contohnya. 3. Bagaimana perubahan lingkungan dapat memengaruhi respons imun adaptif, terutama kemampuan sel T dan sel B dalam merespons vaksinasi covid 19. 4. Bagaimana perubahan lingkungan dapat memengaruhi respons imun adaptif, terutama kemampuan sel T dan sel B dalam merespons vaksinasi covid 19.
Pada video tersebut dijelaskan bahwa fitosterol yang telah banyak digunakan untuk berbagai pengobatan modern saat ini adalah β-sitosterol terutama untuk menurunkan kadar LDL (kolesterol buruk) dalam plasma darah
BalasHapusDan pada sumber lain yang saya baca bahwasanya pada tanaman kelapa sawit terdapat senyawa sterol yang didominasi oleh tiga bentuk utama dari fitosterol yaitu beta sitosterol, compesterol dan stigmasterol, fitosterol yang terkandung dalam minyak sawit mampu untuk mensubstitusi obat-obatan sesuai dengan peruntukannya yaitu sebagai obat anti kolesterol.
Bagaimana mekanisme kerja beta sitosterol ini dapat menurunkan kolesterol?
Jadi pada sumber lain yang saya temui juga Sitosterol ini adalah senyawa sterol yang secara kimia mirip kolesterol dan berasal dari tumbuhan. Mekanisme kerja sitosterol serupa dengan ezetimibe yaitu memperkecil absorpsi kolesterol dari saluran cerna . Selain itu sitosterol juga memperkecil esterifikasi kolesterol dalam sel epitel. Dengan cara ini sitosterol mengurangi kadar kolesterol darah.
HapusDan sumber lain juga mengatakan Beta-sitosterol menghambat proses produksi kolesterol di hati dengan cara merusak enzim yang dibutuhkan untuk pembentukan kolesterol. Beta-sitosterol bekerja dengan cara mengikat molekul lemak makanan dan mencegah lemak tersebut terserap mukosa usus. Penurunan penyerapan kolesterol dan trigliserida akan menyebabkan reaksi anabolisme kilomikron mengecil. Hal tersebut memicu turunnya trigliserida serum dan masukan kolesterol dan trigliserid ke hati. Kolesterol yang tidak terserap oleh darah akan dieksresikan keluar tubuh melalui feses.
Pada jurnal yang dijelaskan bahwa senyawa β-sitosterol juga dapat menghambat pertumbuhan sel kanker payudara manusia. Berdasarkan jurnal lain "Studi In Silico Fitosterol dan Turunannya Sebagai Kandidat Obat Anti Kanker Payudara" oleh Journal Cis-Trans dijelaskan juga bahwa β-Sitosterol menghambat pertumbuhan beberapa jenis sel tumor tertentu secara in vitro dan mengurangi ukuran dan luasnya metastasis tumor in vivo. Bagaimana cara pengujian aktivitas antikanker dari senyawa β-sitosterol dalam menghambat pertumbuhan sel kanker?
BalasHapusPada sumber yang saya baca pengujian aktifitas antikanker dari senyawa β-sitosterol yaitu dengan pengujian toksisitas dengan metode BSLT, jadi Untuk mengetahui suatu tanaman memiliki potensi sebagai antikanker,
Hapusmaka perlu dilakukan penelitian awal. Salah satu metode awal untuk uji sitotoksik adalah Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Metoda BSLT dipilih karena sederhana, cepat, murah, mudah dan dapat dipercaya. BSLT merupakan salah satu metode yang banyak digunakan
untuk pencarian senyawa antikanker yang berasal dari tanaman.